
Yogyakarta-suarainfo.com- PT MGI hadir di Yogyakarta melalui agenda MGI Opportunity Meeting pada Minggu, 27/92026. Acara berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB di Macho Cafe, Jalan Pierre Tendean No. 50, Wirobrajan, Yogyakarta.
Kegiatan ini mengangkat tema “Edukasi sehat di era digital dan global warming.” Pesan tersebut mengajak masyarakat menjaga kesehatan di tengah perubahan zaman.
Selain edukasi, kegiatan juga membawa semangat berbagi. Panitia menghadirkan penyerahan dan pengajuan donasi kacamata medis gratis.
Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menghadirkan pertemuan. Namun, acara juga membawa pesan kepedulian sosial.
Poster kegiatan menampilkan Wulandari, Gandung, dan Pujiastuti sebagai Duta Donasi Yogyakarta.
Ketiganya menjadi bagian dari pesan sosial yang mengajak masyarakat membuka mata terhadap kesehatan dan kepedulian. Karena itu, kegiatan ini memadukan edukasi, silaturahmi, serta aksi berbagi.
“Bersama sehat, berbagi, berkarya.”
Pesan tersebut menjadi salah satu ajakan utama dalam kegiatan yang membawa semangat Yogyakarta sebagai kota yang selalu di hati.
Program donasi kacamata medis gratis menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan sosial tersebut. Program ini membuka ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan dukungan kesehatan mata.
Sementara itu, edukasi kesehatan menjadi bagian penting untuk membangun kesadaran masyarakat. Sebab, kesehatan mata semakin relevan ketika aktivitas sehari-hari banyak berlangsung di depan layar digital.
Melalui kegiatan ini, PT MGI membawa pesan sederhana: sehat, peduli, dan berbagi dapat berjalan bersama. Di sisi lain, kegiatan tersebut menguatkan budaya berbagi. Masyarakat dapat saling membantu melalui aksi nyata.
Wulandari, Gandung, dan Pujiastuti tampil sebagai Duta Donasi Yogyakarta. Ketiganya membawa semangat edukasi dan kepedulian.
Sementara itu, suasana kegiatan terasa hangat. Peserta bertemu, berbagi gagasan, lalu menumbuhkan semangat kebersamaan.
Yogyakarta kembali menjadi ruang bagi pesan kesehatan dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, PT MGI mengajak masyarakat untuk sehat, berbagi, dan berkarya.
Karena pada akhirnya, kepedulian tidak cukup hanya diucapkan. Kepedulian tumbuh ketika seseorang memilih untuk berbagi.






































































































































































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan