
Yogyakarta,suarainfo.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka Pasar Rakyat UMi 2026 di Sasana Hinggil Dwi Abad, Keraton Yogyakarta, Kamis (16/7/2026). Bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menkeu juga menyerahkan secara simbolis Ekosistem Becak Kayuh Listrik Pariwisata (Bekalista) kepada para penerima manfaat.
Menkeu menegaskan, Pasar Rakyat UMi 2026 menjadi langkah nyata untuk memperkuat UMKM sekaligus mendorong digitalisasi dan modernisasi. Selain itu, pemerintah tetap menjaga budaya lokal melalui pengembangan transportasi tradisional yang ramah lingkungan.
Menurutnya, Bekalista bukan sekadar mengganti becak lama dengan kendaraan baru. Sebaliknya, program ini mempertahankan becak sebagai ikon wisata Yogyakarta, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pengayuh.
Selanjutnya, Menkeu menjelaskan bahwa Bekalista merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan mendukung UMKM, melestarikan budaya, serta mempercepat penerapan kawasan rendah emisi di Malioboro.
Program tersebut menjangkau 80 pengayuh becak di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Seluruh penerima telah melalui proses kurasi dan verifikasi. Sementara itu, proses produksi melibatkan 100 persen tenaga lokal, mulai dari teknisi, perakit kendaraan listrik, hingga sekolah kejuruan melalui program teaching factory.
Agar operasional berjalan lancar, pemerintah menyediakan satu unit bengkel bergerak, 12 stasiun pengisian daya, dan delapan baterai cadangan. Selain itu, pemerintah membangun bengkel induk Bekalista di SMK Negeri 3 Yogyakarta sebagai pusat perawatan dan pembelajaran vokasi.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti mengatakan Bekalista akan meningkatkan kesejahteraan pengayuh becak, memperkuat pariwisata hijau, dan mendorong belanja wisatawan pada produk lokal.
Lebih lanjut, pemerintah memperkuat keberlanjutan program melalui koperasi, peningkatan kapasitas mekanik lokal, bengkel bergerak, transaksi digital, serta platform JogjaKita.
Pasar Rakyat UMi 2026 merupakan agenda tahunan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “UMKM Tangguh Pilar Ekonomi” dan melibatkan sekitar 200 pelaku UMKM. Selain bazar produk lokal, acara juga menghadirkan layanan Kemenkeu Satu, Samsat, pembayaran pajak daerah, serta hiburan masyarakat di kawasan Alun-Alun Selatan Keraton Yogyakarta. (Raja).


















































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan