
Bantul-suarainfo.com- Festival Seni Ornamen 2026 hadir di Bantul pada 12–17 September 2026. Ajang ini mengajak publik melihat ornamen dari sudut pandang yang lebih luas.

Selama ini, orang kerap mengenal ornamen sebagai hiasan. Namun, karya ornamen juga menyimpan cerita tentang identitas, tradisi, sejarah, dan kreativitas.

Karena itu, festival ini menghadirkan pameran sekaligus ruang pertemuan. Seniman, komunitas, akademisi, dan masyarakat dapat bertemu serta bertukar gagasan. Festival berlangsung di Equalitera Art Space Yogyakarta. Pameran buka setiap hari pada pukul 10.00–19.00 WIB.



Pembukaan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 15.30 WIB. Kolektif Rupakarna, Nirwasita Lab, dan Not Biru akan tampil dalam agenda pembukaan.Selanjutnya, pengunjung dapat menikmati beragam karya yang mengolah ornamen melalui pendekatan kreatif dan kontekstual.

Festival juga menawarkan program interaktif.Pada 13 September, HMJ Kriya FSRD ISI Yogyakarta mengisi Lokakarya Ornamen.
Kemudian, 14 September menghadirkan Wicara Ornamen bersama Dr. Akhmad Nizam, S.Sn., M.Sn. Agenda tersebut berlanjut dengan pertunjukan Sanggar Seni RNB dan Gallery Tour bersama Nurohmad.
Berikutnya, pada 15 September, Agus Sriyono, S.Sn., hadir dalam Wicara Ornamen. Pengunjung juga dapat menyaksikan Sanggar Swarna Swarni dan mengikuti Gallery Tour bersama Gandar Setiawan.
Sementara itu, 17 September menjadi penutup rangkaian melalui Lokakarya Ornamen bersama Komunitas Liat Menggeliat.
Nurohmad, Gandar Setiawan, dan Rosanto Bima Pratama mengkurasi festival ini.
Melalui kurasi tersebut, festival membuka pembacaan baru terhadap seni ornamen. Publik pun dapat melihat bagaimana bentuk, tradisi, dan gagasan bertemu dalam karya.
Lebih dari itu, festival mengajak pengunjung memperhatikan detail. Dari sana, mereka dapat menemukan cerita dan makna yang mungkin selama ini luput dari pandangan.
Masyarakat dapat mengunjungi Festival Seni Ornamen 2026 secara terbuka.
Selain itu, Wicara dan Lokakarya tersedia gratis dengan registrasi. Sementara itu, pengunjung tidak perlu melakukan registrasi untuk mengikuti Gallery Tour.
Jadi, jangan hanya melihat ornamen sebagai hiasan. Datang, amati, dan temukan cerita di balik setiap bentuk.
Informasi: @rakawarna.lab | @matrakriyaTikTok: @matrakriya.official
Editor : (RM.Neutron Aprima).





































































































































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan