
Kulonprogo,suarainfo.com- Ibu-ibu di Kalurahan Sidorejo tetap bergerak. Mereka tidak turun ke lapangan, namun mereka menguatkan dari dapur. Peran ini terbukti penting untuk mendukung TMMD Reguler 128 Tahun 2026.

Sejak pagi, dapur rumah milik Puji Suwarno di Padukuhan Jurug selalu hidup. Mereka menyiapkan bahan, meracik bumbu, hingga memasak nasi dan lauk. Semua dilakukan cepat, rapi, dan penuh semangat.

Selama hampir setengah bulan, ibu-ibu bekerja tanpa henti. Mereka dibantu anggota Satgas TMMD. Bersama-sama, mereka menyediakan makanan bagi TNI dan warga.
Sementara itu, para Satgas membangun jalan rabat beton dan talut. Di sisi lain, dapur tetap menyala. Energi gotong royong terasa kuat.
Puji Suwarno mengaku terharu. Ia tidak pernah menyangka rumahnya menjadi dapur umum TMMD.“Kami bangga dan senang. Ini pengalaman berharga. Semoga menjadi amal baik,” ujarnya. Selasa,(5/5/2026).
Pengalaman ini memperlihatkan bahwa kontribusi kecil bisa berdampak besar.
Selain itu, hubungan ibu-ibu dan TNI semakin dekat. Tidak ada lagi jarak. Suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Ibu-ibu pun bangga. Masakan mereka dinikmati oleh TNI. Hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri.“Kami senang bisa membantu,” ujar mereka sambil tersenyum.
TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik. Namun juga tentang kebersamaan, kepedulian, dan rasa cinta tanah air. Kisah ini mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).



















































































































































































































Tinggalkan Balasan