
Jakarta-suarainfo.com- Putri Mahkota Victoria dari Swedia mengunjungi Pusat Biomedis dan Genomika Kesehatan di Gedung Eijkman, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Goodwill Ambassador UNDP itu hadir bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.


Dalam kunjungan tersebut, Putri Mahkota Victoria melihat langsung pengembangan Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi). UNDP mendukung inisiatif nasional ini untuk memperkuat pemanfaatan genomika di bidang kesehatan.

Selain itu, BGSi mendorong penerapan kedokteran presisi di Indonesia. Teknologi genomika membantu tenaga kesehatan mengenali risiko dan karakteristik penyakit secara lebih tepat.
Saat ini, BGSi telah membangun 10 pusat genomik khusus dan 29 laboratorium surveilans nasional. Selanjutnya, pemerintah menargetkan sekuensing 400.000 genom hingga 2030.
Target tersebut akan memperkuat kemampuan Indonesia mendeteksi penyakit lebih awal. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat memberikan layanan yang lebih personal. Pada saat yang sama, pemerintah bisa merespons ancaman wabah dengan lebih cepat.


Kunjungan ini juga memperkuat kerja sama UNDP dan Kementerian Kesehatan. Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak mendorong sistem kesehatan nasional yang berbasis data, teknologi, dan inovasi. (Ra/*).




























































































































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan