
Yogyakarta,suarainfo.com- Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Polresta Yogyakarta, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur terkait menyiapkan rekayasa lalu lintas serta pengamanan terpadu untuk Pengajian Akbar Gus Iqdam dalam rangka HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta.
Informasi tersebut disampaikan dalam Jumpa Pers Rekayasa Lalu Lintas Pengajian Akbar Gus Iqdam di Ruang Yudistira Balaikota Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).

Polresta Yogyakarta memastikan seluruh rangkaian kegiatan mendapat pengamanan maksimal sejak sebelum acara, saat berlangsung, hingga setelah kegiatan selesai.
Menurut keterangan Yanto dari Polresta Yogyakarta , sekitar 500 personel gabungan akan diterjunkan dan diperkuat unsur TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.Petugas akan bertugas sebelum, saat, dan setelah pengajian berlangsung.
Sebanyak 26 titik pengamanan telah disiapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keamanan jamaah.
Personel ditempatkan di puluhan titik untuk menjaga keamanan, mengatur arus kendaraan, dan membantu mobilitas jamaah.

Arif dari Dishub Terapkan Dua Ring Lalu LintasDinas Perhubungan Kota Yogyakarta menyiapkan dua ring pengaturan lalu lintas.
Ring dalam, petugas akan berjaga di Jalan Sukonandi, Kapas, Kenari, Menteri Supeno, dan Pengok
Ring luar, petugas akan berjaga di Simpang Balaikota, Cendana, Gayam, Tunjung, Mawar, dan Bausasran.
Karena itu, masyarakat perlu menyesuaikan rute perjalanan selama kegiatan berlangsung.
Delapan Kantong Parkir DisiapkanPanitia menyiapkan delapan kantong parkir untuk menampung kendaraan jamaah.
Adapun Parkir Mobil, Kompleks Balaikota, Timur Stadion Mandala Krida, Kawasan DPRD DIY, Gedung Keuangan Negara,Parkir Bus, Kawasan Ambarukmo, Area penyangga lainnya.Parkir Motor, Kawasan Ambarukmo, Titik parkir resmi sekitar lokasi.Dengan demikian, jamaah dapat parkir lebih tertib dan aman.

Okto Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta akan menurunkan sekitar 300 personel untuk mendukung pengamanan.
Petugas akan bertugas mulai pukul 10.00 WIB hingga acara selesai.
Selain itu, petugas akan mengingatkan jamaah agar waspada terhadap pencopetan, pelecehan seksual, dan risiko kehilangan anggota keluarga. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima /Red).









































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan