
Yogyakarta-suarainfo.com- Momen mengharukan mewarnai peluncuran logo HUT ke-270 Kota Jogja di depan Pasar Beringharjo, kawasan Malioboro.
Di tengah ramainya acara, Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo menyempatkan diri menyapa Mbah Rubinem, buruh gendong berusia 72 tahun.
Dalam suasana hangat, Mbah Rubinem mendapat kesempatan menyampaikan pesan untuk anak dan cucunya.
Jawabannya singkat dan polos.
“Minta uang buat jajan.”
Kalimat sederhana itu justru mengundang perhatian Hasto Wardoyo.
Sebagai bentuk perhatian, Hasto kemudian memberikan uang Rp500 ribu kepada Mbah Rubinem.
Bagi sebagian orang, nominal tersebut mungkin terlihat sederhana.
Namun, bagi Mbah Rubinem, perhatian itu terasa berarti.
Sebab, yang menyentuh bukan hanya pemberian uang. Lebih dari itu, ada rasa ketika seorang warga disapa, dilihat, dan diperhatikan oleh pemimpinnya.
Peristiwa tersebut berlangsung singkat di tengah hiruk-pikuk Malioboro.
Namun, momen itu meninggalkan kesan hangat.
Kadang, perhatian kecil mampu menghadirkan arti besar. Bahkan, sapaan sederhana dapat membuat seseorang merasa dihargai.
Momen Mbah Rubinem dan Hasto Wardoyo pun menjadi bagian humanis dalam rangkaian HUT ke-270 Kota Jogja.
Mari menjaga kepedulian di tengah kesibukan kota. Sebab, satu sapaan, satu perhatian, dan satu tindakan baik dapat menghadirkan kehangatan bagi sesama. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima /Red).













































































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan