
Bantul-suarainfo.com- Komunitas Jaringan Wayang Kontemporer (JWK) menggelar Pentas Wayang Kontemporer Minggu Legen di Omah Budaya Kahangnan, Bantul, Sabtu (28/6/2026). Lakon “Emban” yang dimainkan aktivis perempuan Ernawati mengangkat perjuangan pekerja rumah tangga (PRT) untuk memperoleh pengakuan sebagai tenaga profesional.

Melalui pementasan ini, Ernawati menampilkan perubahan sebutan emban dan babu pada masa lalu menjadi pekerja rumah tangga saat ini. Namun, masih banyak PRT yang belum memahami hak-hak profesionalnya. Akibatnya, masyarakat masih sering memandang pekerjaan tersebut sebagai bentuk pengabdian, bukan profesi.
Selain menghibur, pertunjukan ini juga menjadi media advokasi. Karena itu, JWK mengajak masyarakat menghargai PRT sebagai pekerja profesional yang memiliki hak, perlindungan, dan martabat yang sama dengan profesi lainnya.
Setelah pementasan, JWK menggelar diskusi yang dimoderatori Supriyadi. Dalam sesi tersebut, Jantan Putra Bangsa menegaskan bahwa wayang kontemporer tetap harus berpijak pada pakem dasar pewayangan. Menurutnya, sebuah pertunjukan wayang tetap memerlukan empat unsur utama, yaitu dalang, wayang (boneka), kelir, dan blencong sebagai sumber cahaya.
Selanjutnya, Kus Sri Antara menyoroti persoalan diskriminasi yang masih terjadi di masyarakat. Menurutnya, diskriminasi tidak hanya menimpa perempuan. Sebaliknya, kelompok difabel, penganut agama atau kepercayaan minoritas, hingga komunitas LGBT juga masih menghadapi perlakuan yang tidak setara.


Selain pentas dan diskusi, JWK juga menggelar workshop pembuatan wayang dari limbah plastik. Seniman Hangno Hartono memandu peserta mengolah sampah plastik menjadi karya seni. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kreativitas, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, JWK memanfaatkan wayang kontemporer sebagai media edukasi, pelestarian budaya, sekaligus ruang untuk menyampaikan isu-isu sosial yang relevan. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan