
Yogyakarta,suarainfo.com- Doa mengalun. Tahlil bergema. Keluarga mengenang Godod Sutedjo dalam peringatan 2.000 hari wafatnya.
Keluarga menggelar Tahlilan 2.000 Hari Godod Sutedjo di kediaman almarhum, Suryodiningratan, Yogyakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Para kerabat duduk dalam suasana khidmat. Mereka melantunkan tahlil. Kemudian, mereka memanjatkan doa dengan penuh harap.
Lantunan tahlil menggema dengan tenang. Para keluarga dan tamu mengikuti doa secara khusyuk. Suasana hangat menyatukan kenangan, penghormatan, serta harapan baik bagi almarhum.
Selain itu, peringatan ini menjadi ruang silaturahmi. Keluarga kembali mengenang perjalanan hidup dan nilai kebaikan yang diwariskan Godod Sutedjo.
Doa bersama menghadirkan suasana penuh makna. Setiap lantunan tahlil menguatkan ikatan keluarga. Sementara itu, kenangan tentang almarhum tetap hidup dalam cerita dan kebersamaan.
Peringatan 2.000 hari bukan sekadar mengenang waktu. Kegiatan ini juga mengajak keluarga menjaga nilai baik, mempererat persaudaraan, dan meneruskan semangat kehidupan yang bermakna.
Melalui tahlilan, keluarga berharap doa yang dipanjatkan membawa kedamaian bagi almarhum. Karena itu, mereka mengajak masyarakat menjaga tradisi doa, menghormati keluarga, dan merawat hubungan antarsesama. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).






































































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan