
Yogyakarta,suarainfo.com – Kemantren Ngampilan melalui Pemerintah Kota Yogyakarta akan menggelar Winongo Art Festival di selatan Jembatan Serangan, Kemantren Ngampilan, Sabtu besuk (13/6/2026). Festival ini menggabungkan seni budaya, UMKM, edukasi lingkungan, dan wisata sungai. Pemkot memperkenalkan agenda tersebut dalam jumpa pers di Dinas Kominfosan Kota Yogyakarta, Kamis (11/6/2026).

Mantri Pamong Praja Ngampilan, Arief Kurniawan, mengatakan festival ini membuka peluang baru bagi wisata dan ekonomi warga. Selain itu, kegiatan ini mengajak masyarakat mengenal potensi Sungai Winongo. Pemerintah juga menggandeng komunitas, pelaku seni, dan warga setempat.

Ketua panitia, Suwanto, menjelaskan lebih dari 20 UMKM akan meramaikan festival,dan sebagian besar peserta berasal dari Kampung Serangan. Mereka akan menawarkan kuliner, kerajinan, dan produk unggulan daerah.
suwanto sudah menyiapkan dua panggung di dua sisi Sungai Winongo. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan seni sekaligus berbelanja produk UMKM.
Selain itu, Festival akan dimulai dengan kegiatan bersih sungai Winongo, tebar benih ikan,pelepasan burung,edukasi lingkungan.Dengan begitu, kegiatan ini mengajak warga menjaga sungai agar tetap bersih dan bermanfaat.

Seniman Abror menjelaskan festival mengusung lima tema utama. antara lain, festival mendukung pertumbuhan UMKM lokal, menghadirkan prosesi kebersamaan lintas agama,
menampilkan jatilan, sastra, dan seni tradisi dengan konsep baru,dan mengajak masyarakat menjaga keseimbangan alam melalui aksi nyata.

Abror menambahkan, Festival mengedukasi warga agar lebih peduli terhadap Sungai Winongo.Panitia menghadirkan pertunjukan jadilan dengan konsep kreatif. Pertunjukan ini menonjolkan gerak tari dan nilai budaya tanpa unsur mistis.
Winongo Art Festival bukan hanya hiburan. Festival ini juga menggerakkan ekonomi, memperkuat budaya, dan menghidupkan kawasan Sungai Winongo.
Karena itu, masyarakat dan wisatawan dapat datang untuk menikmati seni, mendukung UMKM, serta mengenal potensi bantaran sungai di Kota Yogyakarta. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).






































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan