
Yogyakarta,suarainfo.com- Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Fahri Hamzah melanjutkan kunjungan kerja ke Kampung Lampion Code 18 dan Kawasan Permukiman Giwangan Umbulharjo, Jumat (29/5/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendorong penataan kawasan sungai, hunian vertikal, serta pengelolaan sampah berbasis gotong royong masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengungkapkan program pengelolaan sampah berjalan berkat partisipasi warga.
“Kami membeli hampir 30 ribu ember bekas ukuran 25 kilogram lalu dibagikan ke rumah-rumah untuk menampung sisa makanan,” ujar Hasto.
Menurutnya, gerakan itu berhasil mengumpulkan sekitar 1.300 ember sampah organik setiap pagi atau setara 30 ton sampah yang sudah terpilah.
Selain itu, Hasto menilai budaya gotong royong menjadi kekuatan utama menjaga kebersihan lingkungan di Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Wakil Menteri PKP RI Fahri Hamzah menegaskan konsep penataan kawasan sungai di Yogyakarta layak menjadi contoh nasional.
“Ini bisa menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia, terutama wilayah yang dilalui sungai dan kawasan pantai,” katanya.
Ia menambahkan, peradaban Indonesia lahir dari budaya sungai sehingga penataan kawasan bantaran sungai harus menjadi gerakan besar nasional.
Rizal juga menyoroti mahalnya harga tanah di Yogyakarta yang membuat rumah subsidi sulit dibangun di dalam kota.
Menurutnya, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi pusat peradaban keluarga.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Rumah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bersih,” tegasnya.
Pemerintah pusat kini menyiapkan konsep besar penataan kawasan permukiman berbasis data kebutuhan warga dan ketersediaan lahan.
Rizal memastikan kawasan seperti Kampung Lampion berpotensi dikembangkan menjadi hunian layak tanpa memindahkan warga jauh dari pusat pekerjaan.
“Jangan sampai warga kota justru terpaksa tinggal jauh dari tempat kerjanya karena harga tanah terlalu mahal,” tandasnya.
Pemerintah mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai, memilah sampah rumah tangga, dan mendukung penataan kawasan permukiman sehat demi masa depan kota yang nyaman dan berkelanjutan. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).













































































































































































































































































Tinggalkan Balasan