
Yogyakarta,suarainfo.com- Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, berdialog dengan Komunitas Vespa V60 , pemangku kebijakan, dan awak media di Legen Coffe Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata nasional.

Sebelumnya, Zita mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Candi Prambanan. Setelah itu, ia berkeliling Kota Yogyakarta bersama komunitas Vespa 60s sebelum menghadiri dialog.
“Saya baru kali ini menikmati senja di Yogyakarta. Saya juga menyusuri kawasan Beteng Keraton dan mendengar banyak cerita sejarah wisata,” kata Zita.
Selanjutnya, Zita menjelaskan tugasnya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, yakni menyerap aspirasi pelaku wisata di berbagai daerah. Menurutnya, masukan masyarakat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat.
Selain itu, Zita memperkenalkan program Unlock Indonesia. Program tersebut mengajak pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan kreator konten berkolaborasi mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Program ini juga mendorong restorasi lingkungan serta pemberdayaan masyarakat lokal.


Sementara itu, Ketua Komunitas Vespa 60s, Rahmat, menyambut baik kunjungan Zita. Ia mengatakan komunitas yang berdiri pada 2021 itu kini memiliki perwakilan di 32 kota dan kabupaten.”Selain menyalurkan hobi, kami aktif mempromosikan destinasi wisata daerah melalui media sosial,” ujarnya.
“Selain menyalurkan hobi, kami aktif mempromosikan destinasi wisata daerah melalui media sosial,” ujarnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi XII DPR RI, Totok Daryanto SE, menegaskan pentingnya pengelolaan sampah untuk mendukung sektor pariwisata. Menurutnya, proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik dapat menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus melestarikan lingkungan.

Kemudian, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Muhammad Sofyan ST, menilai Yogyakarta memiliki banyak agenda wisata yang layak dikembangkan. Salah satunya ialah Kustom Fest yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Melalui dialog ini, Zita Anjani berharap sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku wisata semakin kuat. Dengan demikian, potensi pariwisata Yogyakarta dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.(Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).











































































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan