
Yogyakarta,suarainfo.com- Rakyat membutuhkan kepastian, bukan eksperimen kekuasaan. Karena itu, mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) menyerukan aksi bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan demokrasi yang dinilai semakin memprihatinkan.
Melalui kegiatan bertajuk “Seruan Aksi: Menuju Indonesia Bangkrut”, Hari ini, Senin, (15/6/2026).pukul 10.00 – Selesai.Mahasiswa mengajak seluruh elemen kampus untuk menyuarakan aspirasi secara terbuka, damai, dan konstitusional. di LKBH FH UII, Jalan Lawu No. 3, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta,
Saat ini, masyarakat menghadapi berbagai tantangan. Harga kebutuhan pokok meningkat. Lapangan pekerjaan semakin terbatas. Selain itu, ruang demokrasi dinilai semakin menyempit.
Mahasiswa menilai negara harus hadir untuk melayani rakyat. Oleh sebab itu, kebijakan publik perlu berpihak pada kebutuhan masyarakat dan menjawab persoalan nyata.
Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai demokrasi dan konstitusi. Ketika kritik dianggap ancaman, mahasiswa memilih tetap bersuara.
Selain itu, sejarah menunjukkan bahwa perubahan lahir dari keberanian. Karena itu, mahasiswa mengajak masyarakat untuk terus mengawal demokrasi dan memperjuangkan keadilan.
Mahasiswa UII mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk bersama-sama. Mengawal konstitusi.Menjaga demokrasi. Menolak ketidakadilan. Mengawasi penyalahgunaan kekuasaan. Memperkuat partisipasi publik.
Demokrasi membutuhkan keberanian warga negara. Oleh karena itu, mahasiswa mengajak seluruh pihak untuk hadir, berdiskusi, dan menyampaikan aspirasi secara damai demi Indonesia yang lebih adil dan demokratis. (*).









































































































































































































































































































Tinggalkan Balasan