
Yogyakarta,suarainfo.com- Musyawarah Wilayah (Musywil) I DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan Sarah Azzahra, S.IP sebagai Ketua DPW Gekrafs DIY periode 2026–2029, Kamis (5/3/2026).
Forum di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) itu sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi. Selain itu, forum juga menentukan arah baru penguatan ekonomi kreatif di Yogyakarta.


Sarah Azzahra langsung menegaskan fokus kepemimpinannya. Ia akan memperkuat 17 subsektor ekonomi kreatif sebagai fondasi industri kreatif daerah.
“Pertama, kami fokus pada 17 subsektor ekonomi kreatif. Karena itu, setiap bidang harus memiliki pengurus kompeten agar program berjalan tepat sasaran,” kata Sarah.
Selanjutnya, ia menegaskan struktur organisasi akan disusun berbasis kompetensi. Dengan demikian, setiap subsektor memiliki penanggung jawab jelas sekaligus program kerja terarah.

Selain itu, Gekrafs DIY akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Terutama pada sektor kebudayaan dan pariwisata yang menjadi kekuatan utama Yogyakarta.
Tidak hanya itu, Gekrafs juga akan membangun jejaring dengan komunitas pemuda serta duta budaya di tingkat kabupaten dan kota.
Menurut Sarah, Yogyakarta memiliki modal besar sebagai kota pelajar sekaligus kota kreatif. Karena itu, ekosistem industri kreatif harus terus diperkuat.
“Kami ingin membangun ekosistem kreatif yang sehat. Dengan begitu, pelaku industri kreatif dapat tumbuh dan memberi manfaat bagi Yogyakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Gekrafs DIY akan menggelar pelantikan kepengurusan setelah Rapat Kerja Nasional Gekrafs. Agenda ini menjadi tahap lanjutan kepemimpinan periode 2026–2029. (Raja).
Editor : R.M.Neutron Aprima/Red).












































































































Tinggalkan Balasan