
Yogyakarta,suarainfo.com- Jogja Festivals kembali menggelar Jogja Festivals Forum & Expo (JFFE) 2026 pada 15–16 April 2026 di PDIN Yogyakarta. Acara ini mengangkat tema “Festival as Cultural & Economic Infrastructure” dengan semangat kolaborasi lintas sektor.

Kini, festival tidak sekadar perayaan. Sebaliknya, festival hadir sebagai penggerak ekonomi dan budaya kota. Karena itu, JFFE 2026 mendorong integrasi festival dengan industri pariwisata.

Deputi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, menegaskan bahwa festival telah menjadi platform terpadu. Festival menggabungkan atraksi, akses, hiburan, hingga pengalaman wisata.“Integrasi ini memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus membuka peluang global,” ujarnya.

Saat ini, wisatawan mencari pengalaman yang lebih dalam. Misalnya, wisata budaya, perjalanan fleksibel, hingga aktivitas lintas generasi.
Selain itu, tren wisata premium dan keberlanjutan juga terus meningkat. Oleh sebab itu, festival menjadi solusi strategis yang relevan.






JFFE 2026 menghadirkan forum lintas sektor. Mulai dari pemerintah, pelaku kreatif, investor, hingga mitra internasional hadir dalam satu ruang.Dengan demikian, forum ini membuka peluang kerja sama nyata dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Hermawan, menegaskan bahwa festival adalah jantung pariwisata kota.Sebagai langkah nyata, Jogja meluncurkan paket wisata baru “FESTICITY”. Program ini menggabungkan festival, destinasi, dan pengalaman lokal dalam satu perjalanan.


Kini saatnya menikmati Jogja dengan cara berbeda. Tidak hanya berkunjung, tetapi juga merasakan cerita di setiap festival. Datang, rasakan, dan jadi bagian dari energi budaya Jogja. (Raja).
Editor : (RM.Neutron Aprima/Red).






































































































































































Tinggalkan Balasan