
Yogyakarta,suarainfo.com-Pameran “My Fantasy Is My Serius” resmi dibuka di Hotel GRAMM Ambarukmo, Jalan Adisucipto, Kamis (2/4/2026).Acara ini langsung menarik perhatian publik karena menghadirkan karya personal, emosional, sekaligus reflektif.
Seniman Lully Tutus menegaskan dirinya tetap optimistis. Ia percaya kerja keras, doa, dan ketekunan akan berbuah hasil.“Saya selalu yakin usaha tidak mengkhianati hasil,” ujarnya.
Sebelumnya, pada pameran tunggal 2023, ia menampilkan 36 karya. Namun kini, ia menyesuaikan ruang hotel dan menghadirkan 10 karya pilihan.
Kini, karya terdiri dari:1 lukisan ukuran 2 meter6 karya ukuran 1 meter3 karya ukuran 70 cmMeski lebih sedikit, setiap karya tetap menyimpan narasi mendalam.

Lully mengangkat feminisme dari sudut pandang ibu. Ia tidak menampilkan pemberontakan, melainkan keseharian perempuan.
Salah satu karya berjudul “My Orchestra” menggambarkan:
tangisan anak,suara riuh rumah,kelelahan seorang ibu
Namun, di balik itu, tersimpan kebahagiaan.
“Capek, tapi bahagia,” katanya.
Ia berharap generasi muda terus berkembang. Ia percaya regenerasi akan membawa perubahan yang lebih baik.“Kita harus siap menerima perubahan,” ujarnya.

Kurator Wike Susanto menegaskan karya Lully bergerak di antara imajinasi dan fantasi.Imajinasi lahir dari pengalamanFantasi melampaui akalKarena itu, karya Lully terasa bebas, liar, tetapi tetap personal.

GM GRAMM Ambarukmo Hotel, Retno Aris Rahmawati, menjelaskan hotel kini menjadi ruang apresiasi seni.
Selain praktis, pameran di hotel memberi keuntungan,dilihat ratusan tamu setiap hari,membuka peluang karya, memperluas akses seni,tetapi juga pengalaman batin.
Tingkat okupansi hotel bahkan mencapai 78–80 persen sepanjang 2025.
Sejak pandemi, hotel aktif menggelar pameran setiap tiga bulan. Bahkan, berbagai bentuk karya pernah ditampilkan,lukisan,fotografi,dan
seni tiga dimensi.
Dengan demikian, hotel menjadi ruang alternatif selain galeri.

Penulis Heti Palestina Yunani melihat fantasi sebagai ruang refleksi.
Menurutnya, fantasi bukan sekadar khayalan, tetapi juga,pelarian sehat
proses kreatif, jalan menemukan makna hidup.
Pameran ini tidak hanya menghadirkan karya, tetapi juga pengalaman batin. Pengunjung diajak:merasakan emosimemahami peran perempuanmenikmati fantasi visual.(Raja).
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).



















































































































































Tinggalkan Balasan