
Yogyakarta,suarainfo.com- Yogyakarta kembali menghadirkan suasana hangat. Pada Selasa (1/4/2026), tamu undangan memadati Teras Grha Pandawa Balai Kota Yogyakarta. Mereka hadir dalam acara Syawalan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selain itu, acara berlangsung penuh kekeluargaan. Senyum, sapa, dan jabat tangan mengalir tanpa jarak.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya menjaga harmoni. Ia mengajak pegawai terus merawat nilai kebersamaan.“Momentum Syawalan ini harus mempererat persaudaraan. Kita jaga Yogyakarta tetap damai dan berbudaya,” ungkap Sri Sultan HB X.
Dengan demikian, nilai tradisi tidak hanya dirawat, tetapi juga diperkuat dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menekankan pentingnya kolaborasi. Ia menyampaikan bahwa pembangunan kota membutuhkan peran semua pihak.“Kita perlu bergerak bersama. Kolaborasi masyarakat dan pemerintah menjadi kunci kemajuan Yogyakarta,” ujar Hasto Wardoyo.
Oleh karena itu, ia mengajak warga terus aktif menjaga lingkungan dan budaya kota.
Lebih lanjut, Syawalan tidak sekadar tradisi. Acara ini menjadi ruang refleksi setelah Ramadan. Masyarakat saling memaafkan dan memperkuat hubungan sosial.
Di sisi lain, kegiatan ini juga membawa harapan baru. Yogyakarta diharapkan semakin harmonis, inklusif, dan berdaya.
Akhirnya, pemerintah dan masyarakat sepakat menjaga warisan budaya. Mereka ingin nilai luhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Karena itu, Syawalan menjadi pengingat penting. Kebersamaan adalah kekuatan utama Yogyakarta. (Raja).
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).











































































































































Tinggalkan Balasan