
Yogyakarta,suarainfo.com- Wartawan bersama komunitas NoLimiT menginisiasi gerakan Wakaf Al-Qur’an bagi santri penghafal Al-Qur’an, masjid, dan masyarakat yang masih kekurangan mushaf di Yogyakarta dan Bantul, Jumat (6/3/2026).
Gerakan sosial ini lahir dari kepedulian terhadap keterbatasan Al-Qur’an di sejumlah tempat ibadah dan lembaga sosial. Sejumlah jurnalis yang terlibat antara lain Aji, Muhammad Arifin, dan Rajha.
Inisiator kegiatan sekaligus perwakilan NoLimiT, Aji, menegaskan program ini hadir untuk membantu para santri serta masyarakat yang membutuhkan mushaf.
“Program ini kami hadirkan untuk membantu santri penghafal Al-Qur’an di pesantren, masjid, serta masyarakat yang masih kekurangan mushaf,” ujarnya.
Salah satu pewakaf Al-Qur’an dari komunitas NoLimiT, Temara Artanti, menilai wakaf Al-Qur’an memiliki nilai spiritual yang mendalam karena termasuk sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.
“Sedekah bukan sekadar membantu sesama, tetapi juga bentuk syukur kepada Allah. Wakaf Al-Qur’an menjadi pahala jariyah yang terus mengalir,” ungkapnya.
Temara berharap gerakan tersebut mampu mendorong generasi muda semakin mencintai dan mempelajari Al-Qur’an.
“Semoga generasi muda semakin semangat belajar Al-Qur’an dan bersama-sama mengurangi buta huruf Al-Qur’an,” katanya.
“Bersedekahlah tanpa menunggu mampu. Sedekah terbaik justru saat kita merasa terbatas, karena Allah melipatgandakan balasannya,” tuturnya.
Sementara itu, Muhammad Arifin menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program wakaf tersebut.
“Kami berterima kasih kepada para donatur yang mewakafkan Al-Qur’an. Semoga menjadi amal kebaikan di dunia dan akhirat,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan sosial ini akan terus berlanjut selama Ramadan.
“InsyaAllah pada Jumat, 14 Maret 2026, kami kembali mengadakan wakaf Al-Qur’an sekaligus berbagi takjil untuk berbuka puasa,” jelasnya.
Senada dengan itu, Rajha menegaskan wakaf Al-Qur’an merupakan bentuk kepedulian sosial untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
“Kehidupan di dunia hanya sesaat. Selama masih bisa membahagiakan orang lain, lakukanlah. Saat orang lain bahagia, kita pun ikut bahagia,” katanya.
Melalui program ini, komunitas NoLimiT dan para wartawan berharap gerakan wakaf Al-Qur’an semakin meluas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak umat.
Dalam pelaksanaannya, wakaf Al-Qur’an Ramadhan disalurkan ke tiga lokasi, Mushola Al Fathon Mujamuju Umbulharjo, Yayasan Rumah Panti dan Dhuafa Wiwin Muslimah Baciro Gondokusuman
Masjid Nurul Huda Banguntapan Bantul.(R/Red).














































































































Tinggalkan Balasan