
Yogyakarta,suarainfo.com – Perupa Miftah Rizaq kembali menggelar pameran tunggal bertajuk Raharja, sebuah peristiwa seni lukis yang mengangkat doa, ketenangan batin, dan makna pulang. Pameran ini dibuka Sabtu, (7/2/2026), pukul 19.00 WIB di Gianti Fine Dining Restaurant, Yogyakarta, dengan kurator Greyanasari Rachmadi.

Melalui pameran ini, Miftah Rizaq mengajak publik melambat, menata rasa, serta berdamai dengan hidup apa adanya. Karena itu, Raharja hadir sebagai pengalaman visual sekaligus spiritual, bukan sekadar tontonan seni rupa.
Sebanyak 28 karya akrilik di atas kanvas ditampilkan dengan ukuran beragam, mulai dari 40 x 40 cm hingga 300 x 150 cm. Variasi skala ini menciptakan ritme visual berlapis, dari karya intim hingga bidang besar yang menyelimuti emosi penonton.

Pameran berlangsung 7 Februari–4 April 2026 di Gianti Fine Dining Restaurant, Jalan Dewi Sartika, Gondokusuman, Yogyakarta. Selanjutnya, pameran terbuka untuk publik mulai 8 Februari 2026, setiap hari pukul 11.00–22.30 WIB.
Miftah Rizaq menggunakan tekstur, lapisan warna, dan gestur abstrak-ekspresif untuk membuka ruang tafsir personal. Oleh karena itu, karya tidak memberi jawaban, melainkan mengajak berhenti, merasakan, lalu berdoa dengan cara masing-masing.

Menurut Greyanasari Rachmadi, Raharja adalah sublimasi gejolak batin menuju harmoni jiwa. Dengan demikian, pameran ini menafsirkan kesejahteraan sebagai keselarasan mental dengan semesta, bukan sekadar capaian lahiriah.


Opening ceremony bersifat by invitation only, dimeriahkan musik eksklusif Yuliono Singsot yang menghadirkan suasana intim, reflektif, dan menenangkan.
Lebih jauh, Raharja menjadi undangan untuk melambat, menata ulang rasa, serta kembali pada makna cukup. Sebab, ketenangan bukan tujuan akhir, melainkan cara berjalan.(Raja)
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).






























































































Tinggalkan Balasan