
Sulteng,suarainfo.com-Pendiri Paguyuban Mataram Binangun Nuswantoro, Kolonel Marinir H. KRMP Sunardi SK, S.E., M.M., menggerakkan kembali tradisi budaya luhur di Masjid Agung Kerajaan Buton, Jumat, (21/11/2025).

Ia hadir bersama Sultan Buton Drs. H. Laode Muhammad Kariu Maliki Dini Butuni untuk memperkuat harmoni spiritual masyarakat.
Keduanya kemudian melaksanakan ritual ziarah kubur di makam para raja Buton sebagai wujud penghormatan kepada leluhur.
Sunardi menegaskan bahwa pelestarian budaya mampu meningkatkan ikatan batin masyarakat.





Setelah itu, rombongan melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Agung Kerajaan Buton,serta menyeberangi laut dan ziarah ke makam imam Masjid pertama di jaman sultan ke IV Danayu Ichsanudin abad ke XVI bernama makam sangia wambulu, terletak di Pulau Muna, Buton Tengah di Kerajaan Buton, wujud merayakan energi spiritual daerah tersebut.





Ia menjelaskan bahwa Buton merupakan nama sebuah negara Kesultanan, yang di diami oleh beberapa suku antara lain suku woliyo, kamaru, tobi-tobi, lasalimhu, cia-cia, pancana, the real, hingga portugis menyebutnya Buton Elgionton Elniente dan bukan sekadar penyebutan suku.

Sunardi,kembali menekankan, bahwa Buton dahulu berstatus negara dan kini menjadi wilayah dengan kekayaan sejarah yang sangat kuat.
Selain itu, Buton memiliki 13 bahasa daerah dan 72 suku yang membentuk keragaman budaya unik.
Karena keunikan itu, Portugis menyebut Buton sebagai “Benua Kecil” yang penuh karakter.
Sunardi menambahkan, bahwa seluruh kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran budaya sekaligus mempromosikan Nusantara secara berkelanjutan. (Raja)
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).





























































Tinggalkan Balasan