
Yogyakarta,suarainfo.com – Dinas Kominfosan Kota Yogyakarta bersama Kelurahan Ngampilan resmi meluncurkan Bakpia Day 2025 bertema “Maha Karya Raja” dalam jumpa pers di Ruang Rapat Lt.1, Kamis (20/11/2025). Tema ini menegaskan bahwa bakpia merupakan kuliner yang lahir dari perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa, serta terus dijaga kualitas rasanya.

Lurah Ngampilan, Istikhomah, S.E., menegaskan bahwa Ngampilan tetap menjadi Sentra Bakpia Jogja. Hampir setiap rumah produksi di wilayah ini membuat bakpia, sehingga kawasan tersebut ditetapkan sebagai sentra oleh Dinas Koperasi. Ia menambahkan bahwa Bakpia Day menjadi strategi rutin untuk memperkuat identitas dan memastikan kualitas bakpia tetap terjaga di tengah persaingan.

Tahun ini, panitia menyiapkan konsep yang lebih energik. Terdapat 13 kontingen RW yang tampil dengan kostum bertema rasa bakpia — seperti coklat dan keju,lengkap dengan koreografi baru. Selain itu, panitia menyediakan 15.000 bakpia gratis, meningkat dari 10.000 pada tahun sebelumnya.

Ketua Panitia, Joni Purwantoro, menjelaskan bahwa Bakpia Day tidak hanya mempromosikan kuliner, tetapi juga menggerakkan generasi muda agar terlibat dalam pelestarian budaya.
Sementara itu, Seksi Acara, Puji Widodo, menambahkan bahwa tahun ini hadir flash mob Mahakarya Raja yang melibatkan penari, serta penampilan lagu “Cinta Bakpia” karya seniman lokal.
Rangkaian acara berlangsung pada 26 November 2025 di sepanjang Jalan Malioboro, dari Abu Bakar Ali hingga Titik Nol Kilometer. Puncak kegiatan berupa Festival Bakpia akan digelar di Ngampilan pada 29 November 2025. Program meliputi Podcast, Umbul Do’a, pembagian bakpia , parade gunungan, dan karnaval potensi masyarakat. Pendanaan berasal dari APBD dan CSR.
Dengan berbagai kegiatan ini, Bakpia Day diharapkan semakin memperkuat posisi bakpia sebagai ikon kuliner Jogja serta memperluas jangkauannya hingga mancanegara. (Raja)
Editor : (R.M.Neutron Aprima /Red)






























































Tinggalkan Balasan