
Yogyakarta, suarainfo –.SPAB DIY menggelar Workshop Penyusunan SOP Keracunan Makanan Tambahan sebagai langkah cepat memperkuat keamanan pangan di satuan pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada 5 Desember 2025 di Sasana Cipta Dinas Dikpora DIY.
SPAB DIY menegaskan komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman. Karena beberapa insiden keracunan terjadi, SPAB DIY langsung menyusun SOP terpadu. Dengan demikian, setiap sekolah dapat bertindak cepat, tepat, dan seragam.

Drs. Suhirman, M.Pd.,Kepala Disdikpora DIY, menjelaskan bahwa penyusunan SOP ini menjadi tanggung jawab bersama. Ia menegaskan bahwa keamanan sekolah tidak hanya fisik, tetapi juga terkait perilaku dan konsumsi makanan. Oleh sebab itu, SOP harus jelas, ringkas, dan mudah diterapkan.
Selain itu, ia menambahkan bahwa SOP ini menegaskan peran setiap pihak. Sekolah, dinas kesehatan, dan dinas sosial harus bergerak bersama. Dengan demikian, tidak ada langkah yang terlewat ketika terjadi keracunan.

Budi Santoso, Perwakilan Sekber SPAB DIY, kembali menegaskan komitmen bahwa SOP ini akan menjadi panduan utama bagi seluruh sekolah.I
Ia berharap insiden keracunan tidak terulang dan setiap penyedia makanan dapat bekerja dengan lebih higienis serta memperhatikan batas waktu konsumsi.
Untuk memudahkan sekolah, SPAB DIY juga mencetak Buku Saku Penanganan Keracunan Makanan Tambahan. Dengan buku ini, guru dapat mengikuti langkah penanganan dengan lebih cepat. Selain itu, buku saku membantu sekolah mengingat prosedur penting saat darurat.
SPAB DIY mengundang seluruh OPD untuk menyamakan prosedur. Karena itu, workshop ini menghadirkan diskusi teknis agar setiap unsur memahami tugasnya. Proses ini sekaligus menyempurnakan prosedur yang sebelumnya sudah berjalan, meyakini bahwa sekolah yang aman menciptakan proses belajar yang sehat dan nyaman.(Raja).
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).

























































































Tinggalkan Balasan