
Yogyakarta,suarainfo.com-Jakarta hadir perdana, di JAFF Market 2025 dan segera menunjukkan komitmen nyata menuju “The City of Cinema.” Melalui kolaborasi intensif, Jakarta mengajak sineas nasional dan internasional untuk memilih Jakarta sebagai lokasi produksi film.

Selama kegiatan, Pemprov DKI Jakarta melalui JXB menandatangani MoU dengan Palari Films dan Wahana Kreator. Dengan MoU ini, kedua rumah produksi akan membuat film berskala besar di berbagai lokasi ikonik Jakarta pada 2026.

Selain itu, JXB memberikan kemudahan perizinan melalui sistem satu pintu sehingga proses produksi menjadi lebih cepat, efisien, dan terarah.
Selanjutnya, Jakarta Film Week menggelar FGD bersama Singapore Film Commission dan Hubert Bals Fund untuk memperkuat pembentukan Komisi Film Jakarta. Dengan demikian, Jakarta semakin siap menyediakan pendanaan, kepastian hukum, data lokasi syuting, dan layanan perizinan yang lebih sederhana. Semua langkah ini memperkuat tata kelola perfilman Jakarta agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Melalui rangkaian inisiatif ini, Jakarta menegaskan diri sebagai kota yang terbuka, kreatif, dan siap menjadi panggung cerita global.
Pada akhirnya, kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama, melainkan ajakan untuk melihat Jakarta dari sudut pandang baru,sebuah kota yang siap menjadi panggung cerita dunia.(Raja).
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).
Sumber: ( Media Pemprov DKI Jakarta).
























































































Tinggalkan Balasan