
Klaten-(Jateng)-suarainfo.com-Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Klaten menggelar pentas “Obah Bareng untuk Anak Sedunia”, bekerja sama dengan FSSTK. Acara ini tersaji Minggu, (23/11/2025), pukul 08.00–13.00 WIB, di Pendopo Bangsal Sunan Geseng Masjid Al Kariim Karangdukuh, Jogonalan, Klaten.




Melalui gerak yang lembut namun tegas, anak-anak menghidupkan kembali energi merdeka yang mereka miliki sejak lahir. Selain itu, panggung sederhana tersebut berubah menjadi ruang pemulihan, tempat tubuh dan jiwa bergerak dalam ritme yang harmonis.
Kabid Kebudayaan Disbudporapar Klaten, Dr. Tri Indarti, menegaskan bahwa Hari Anak Sedunia harus menjadi kebijakan budaya yang menyehatkan masyarakat. Ia menilai tema UNICEF, “My Day My Rights”, mengajak masyarakat untuk memuliakan hak anak setiap hari, bukan hanya pada satu tanggal peringatan.
Ia pun menambahkan bahwa penguatan budaya membutuhkan proses berlapis. Masyarakat harus bergerak bersama, karena dari sanalah tumbuh kesadaran kolektif untuk menjadikan Klaten semakin layak bagi anak.
Tri menegaskan bahwa kebudayaan bukan sekadar merawat masa lalu. Sebaliknya, budaya harus membantu masyarakat menemukan jati diri agar mampu menghadapi masa depan. Ia menuturkan bahwa masa depan budaya Klaten berada dalam tangan anak-anak, sehingga memuliakan mereka berarti memuliakan masa depan itu sendiri.

Karena itu, kolaborasi Disbudporapar dengan FSSTK menjadi penting. Forum ini menghimpun seniman senior dan sanggar tari, sehingga kemitraan tersebut menguatkan pilar identitas budaya Klaten.
Dengan melibatkan anak sebagai regenerasi, Obah Bareng tidak hanya menjadi pertunjukan. Ia berubah menjadi ritus , tempat anak menemukan ruang aman untuk tumbuh, bergerak, dan mencintai budaya sendiri. (Raja)
Editor : (R.M.Neutron Aprima/Red).
Sumber : Humas Media Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Klaten.





























































Tinggalkan Balasan