
Sleman, suarainfo.com – Di Desa Brajan, bambu bukan sekadar tanaman. Ia menjelma menjadi karya, warisan, dan sumber kehidupan. Di Sentra Industri Kerajinan Anyaman Bambu Brajan, setiap bilah bambu mengandung nilai budaya, kreativitas, dan filosofi yang diwariskan turun-temurun.
Selain itu, Indonesia dikenal sebagai produsen bambu terbesar ketiga di dunia setelah Tiongkok dan India. Dari jogja, Brajan tampil sebagai ikon kreativitas lokal. Sentra ini menampung 119 pengrajin aktif yang setiap hari menghasilkan karya, dari perabot rumah tangga hingga pernak-pernik unik yang menawan mata. Sekitar 50 persen hasil produksi bahkan menembus pasar internasional.

Tak heran, Brajan menjadi kebanggaan Sleman.Wakil Ketua Komisi B DPRD Sleman, Surana, menyampaikan, Sentra ini bukti nyata bahwa tradisi bisa berpadu dengan inovasi modern. Selain melestarikan budaya, Brajan juga menggerakkan ekonomi masyarakat.



Kemudian, dukungan pemerintah pun nyata. Melalui Disperindag Sleman, para pengrajin dibina lewat pelatihan, promosi, dan pameran.
Kepala Disperindag, Dra. RR Mae Rusmi Suryaningsih, M.T, menegaskan,kami ingin kerajinan bambu Brajan terus tumbuh. “Bukan hanya bernilai ekonomi, tapi juga memperkenalkan kearifan lokal ke dunia internasional,”ungkapnya, Jumat,(25/10/2025)


Bukan dari sekadar belanja, pengunjung dapat mengikuti workshop langsung bersama pengrajin. Dari sana, mereka belajar filosofi bambu: rendah hati, tulus, mandiri, lentur, dan tangguh. Setiap helai bambu mengajarkan kehidupan- kuat namun lembut, sederhana namun bermakna.
Tak hanya itu, wisata budaya Brajan juga dipadukan dengan kesenian tradisional dan panorama alam pedesaan. Nuansa damai berpadu dengan suara bambu yang berpadu ritmis, menciptakan suasana edukatif sekaligus menginspirasi.

Bagi banyak pengunjung, perjalanan ke Brajan bukan sekadar wisata. Ini adalah perjalanan spiritual dan estetik, sebuah pengalaman yang membuka mata tentang makna kerja keras, kesabaran, dan cinta terhadap budaya.


Dengan kombinasi tradisi, inovasi, dan dukungan pemerintah, Sentra Bambu Brajan tumbuh menjadi ikon ekonomi kreatif Indonesia. Setiap produk bukan hanya hasil karya tangan, tetapi juga cerita dan filosofi hidup yang dibawa pulang oleh setiap pengunjung.(Raja)
Editor : (R.M.Neutron Aprima /Red)





























































Tinggalkan Balasan