Tak Kebagian Jabatan, Basdir Bilang Kepentingan Rakyat Paling Utama

Tak Kebagian Jabatan, Basdir Bilang Kepentingan Rakyat Paling Utama

497
0
BERBAGI
FOTO: Sekretaris Fraksi Demokrat, Basdir.SE/Minggu, 19 Maret 2019/CR/SuaraInfo.com

Makassar, SuaraInfo.com — Reposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kota Makassar akhirnya rampung, hal ini setelah masing – masing perwakilan Fraksi melakukan rapat, Rabu (29/3/2017). Perembokan tersebut berdasarkan pakta integritas yang masing – masing ditandatangani oleh Ketua Fraksi pada saat pembentukan AKD diawal periode, tahun 2014 lalu.

Kedati begitu, perombokan AKD menyisahkan tanda tanya di Fraksi tertu, Demokrat misalnya yang berbeda dengan Fraksi lain menempatkan fungsionarisnya.

Ketua Fraksi Demokrat Abdi Asmara yag sebelumnya adalah anggota Komisi A dipercayakan menjadi Ketua Komisi A, sementara Bendahara Fraksi Demokrat Fatwati Wahyuni yang sebelumnya adalah anggota komisi B diangkat menjadi Wakil Ketua Komisi D, dikesempatan yang berbeda, Fatma juga pernah dipercayakan menjadi Ketua Pansus Perda Kota Dunia di tahun 2016 lalu.

Sementara, Agung Wirawan yang sebelumnya menjadi Koordinator Badan Kehormatan tetap menduduki posisi yang sama, Susuman Halim digeser menjadi anggota Komisi C yang memang sebelumnya dipercayakan menjadi Wakil Ketua Komisi A, begitupun SYarifuddin Badollahi yang digeser menjadi anggota Komisi A dan sebelumnya adalah Ketua Komisi C.

Sementara untuk Ketua DPC Demokrat, Adi Rasyid Ali tetap pada posisi Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar.

(BACA JUGA: AKD DPRD Makassar Dirombak Total, Ini Komposisi Barunya)

(BACA JUGA: PAN Rombak Struktur Pengurus Fraksi di DPRD Makassar)

Salah satunya fungsionaris Demokrat yang dari awal periode tidak berikan jabatan pimpinan adalah Basdir SE, yang sebelumnya adalah anggota Komisi B digeser ke Komisi D dengan posisi tetap sebagai anggota.

Dikonfirmasi soal kebijakan partai dalam menepatkan fungsionaris Fraksi, Basdir enggan untuk menanggapi serius. Menurut Basdir meski dirinya adalah kader yang tidak diberikan jabatan pimpinan, namun tidak membatasi kapasitasnya sebagai Dewan untuk memperjuangkan rakyat.

“Saya ikhlas saja, apapun keputusan partai saya terima, meski saya tau bahwa saya dalah satu – satuya kader yang Demokrat yang belum di berikan jabatan – apa. Bahwa saya akan tetap bekerja untu partai dan memperjuangkan kepentingan rakyat kecil, sekali lagi bahwa saya ikhlas saja,” kata Basdir yang enggan mempersoalkan partainya.

Basdir mengatakan, untuk memperjuangkan hak – hak masyarakat Kota Makassar tidak harus menduduki jabatan tertentu. Menurutnya sebagai anggota dewan DPRD memperjuangkan aspirasi masyarakat adalah hal yang terpenting.

“Biarlah rakyat yang menilai kinerja kita sebagai wakil mereka di DPRD,” singkatnya.(**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

8 − two =