Sidrap Institute Of Public Monitoring Desak Polres Sidrap Tuntaskan Kasus Dana BSPS

Sidrap Institute Of Public Monitoring Desak Polres Sidrap Tuntaskan Kasus Dana BSPS

451
0
BERBAGI

Sidrap,suarainfo.com— Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sidrap Institute Of Public Monitoring (SIPM) Kabupaten Sidrap mendesak pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Sidrap untuk segera menuntuskan kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk warga miskin untuk tahun anggaran 2016.

Pasalnya, sejak September 2016 lalu hingga saat ini proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Sidrap terkesan masih jalan ditempat, belum ada perkembangan.

Diketahui, dana BSPS merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atau yang lebih dikenal program bedah rumah,bertujuan untuk meningkatkan kualitas rumah dan pembangunan baru, dilihat dari kualitas atap, lantai, dan dinding rumah, untuk dapat memenuhi syarat kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan bagi warga yang berkategori miskin.

Tak terkecuali di Kabupaten Sidrap.Anggaran yang bersumber dari APBN 2016 melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, tercatat sebanyak 827 unit rumah mendapat bantuan dana BSPS dengan besaran anggaran tiap rumah Rp.15.000.000 untuk pengadaan bahan bangunan.

Hanya saja dalam perjalananya, pengadaan barang yang dimaksud diduga tidak sesuai dengan petunjuk tekhnis (Juknis) sehingga berpotensi merugikan negara.

Atas dasar inilah kemudian, Polres Sidrap melalui Satuan Kriminal(Satreskrim) Unit Tindak Pidana Korupsi melakukan penyelidikan.

“Yang menarik perhatian kami karena sejak September 2016 kasus ini sudah ditangani oleh Polres Sidrap tetapi sampai saat belum ada tanda tanda bahwa kasus ini akan dituntaskan,” kata, Sekretaris Jenderal(Sekjen) LSM-SIPM, Sudarman Danang, saat ditemui di Sekretariat LSM-SIPM, Jalan Sejahtera, Nomor 15, Sidrap, Jumat(4/8/2017)

Sudarman mengaku, pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan telah menyurati pihak Kepolisian Polres Sidrap dengan Nomor Surat : 88/B/SEK/LSM-SIPM/VII/2017 mempertanyakan perkembangan Proses Penyelidikan terkait kasus BSPS.

“Kami juga minta agar perkembangan kasus ini dipublikasikan oleh pihak kepolisian disetiap perkembangan proses penyelidikan dan mendesak penyidik Satreskrim Unit tindak pidana korupsi(Tipikor) Polres Sidrap agar profesional dalam melaksanakan tugas penyelidikan maupun penyidikan agar kasus BSPS ini bisa tuntas,” terangnya.

Sementara, Direktur Jaringan Kelembagaan LSM Sidrap Institute Of Public Monitoring (SIPM) Sidrap Wandy Renaldy menilai pihak kepolisan Polres Sidrap dalam hal ini Satreskrim unit Tipikor terkesan
tidak transparan sehingga perkembangan kasus ini juga terkesan tidak jelas.

“Sejak ditangani hingga saat ini kita tidak mengetahui apakah kasus ini dihentikan karena penyidik tidak mendapat bukti-bukti ataukah penyidik sudah mendapat bukti-bukti sehingga penyilidikan ditingkatkan menjadi penyidikan untuk menetapkan tersangka. Ini yang kami tidak ketahui,”tandas Wandy Renaldy. (Widya/Farha)

Editor: yuriesyurie

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × two =