Sidak, Pemkot & Dewan Geruduk Studio 33 Clarion

Sidak, Pemkot & Dewan Geruduk Studio 33 Clarion

425
0
BERBAGI
Foto: anggota Komisi A DPRD Makassar

Makassar, SuaraInfo.com — Sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar menggeruduk Studio 33 Grand Clarion Hotel di Jln AP Pettarani, Makassar, pada Jumat (10/11/2017) malam.

Lima SKPD yang tergabung, yakni Satpol PP, Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Agenda tersebut adalah inspeksi mendadak (Sidak) Pemkot Makassar yang diawasi langsung oleh Komisi A DPRD Kota Makassar.

Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengatakan, pihaknya memang meminta kepada Pemkot Makassar untuk segera melakukan sidak, hal ini menyusul adanya laporan warga, bahwa izin yang dikantongi Studio 33 tidak sesuai dengan transaksi yang dilakukan dilapangan.

“Tidak mugkin kita lakukan sidak kalau tidak ada indikasi dan laporan masyarakat. Ini kita tindaki laporan masyarakat,” kata Abdi.

 

Dia menegaskan, kegiatan ini juga adalah bentuk penegasan, bahwa Pemkot dan DPRD Kota Makassar tidak tebang pilih dalam proses penindakan usaha nakal. Dia menegaskan, siapa pun yang melakukan tarnsaksi usaha tidak sesuai dengan izin Pemkot, maka akan ditindak tegas.

“Yang besar-besar saja kita libas. Ini Studio 33 yang dianggap besar kita libas, jadi untuk persepsi tebang pilih, itu tidak ada,” tegas Abdi.

Perihal temuan, Abdi mengatakan, hanya ada satu izin dari Disperindag yang tidak diperlihatkan. Namun pengelolah studio 33 mengaku telah mengantongi izin yang dimaksud.

“Kita kasi kesempatan sampai hari senin, kalau tidak bisa diperlihatkan kita akan tindaki,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Makassar lainnya, Wahab Tahir menuturkan pengusaha tang dinilai besar pihaknya akan tetap tindaki jika melanggar aturan. “Kemarin kita disoroti tebang pilih, dan ini buktinya. Yang sidak ini kan Pemerintah Kota. Kita hanya hadir sebagai pengawasan,” tegas Wahab.

Dipertegas kembali, jika ada laporan masyarakat, pihaknya akan melakukan sidak dan turun secara bersama-sama dengan Pemkot.

“Tentu tempat karaoke itu ada penjualan minuman keras, kita mau lihat izinnya. Apakah sesuai dengan izin atau tidak,” tandasnya.

Untuk diketahui, setelah dilakukan pemeriksaan izin, sejumlah Satpol PP juga membuka masing-masing ruangan karoke. Tidak ada temuan, hanya seperti ruangan karaoke pada umumnya.(*/farhan)

Editor: admin

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

eleven + eighteen =