Serikat Juru Parkir Geruduk DPRD Makassar, Ini Masalahnya

Serikat Juru Parkir Geruduk DPRD Makassar, Ini Masalahnya

41
0
BERBAGI

Suarainfo.com, MAKASSAR–- Puluhan Juru Parkir (Jukir) yang tergabung dalam Serikat Juru Parkir Makassar  mendatangi gedung DPRD Makassar, pada Senin (19/11/2018)

Kehadirannya untuk menemui anggota DPRD Makassar atas tindakan kekerasan yang dialami salah satu Jukir di Jalan Ratulangi yang diduga dilakukan oleh oknum PD Parkir Makassar Raya

“Perparkiran ini sudah di atur dalam Perda No. 17 tahun 2006. Saya juga selalu bayar retribusi ke PD Parkir,” kata Dona korban tindakan kekerasan

Sementara itu, salah satu perwakilan Serikat Juru Parkir Makassar, Mukmin menjelaskan bahwa tindakan kekerasan ini terjadi lantaran Jukir (Dona) meminta penjelasan Dona terkait Perda pembagian lahan parkir

“Tindakan tersebut menunjukkan bahwa PD parkir sendiri tidak mengetahui aturan perparkiran yang ada di kota Makassar, terkait pembagian lokasi lahan parkir yang dijelaskan oleh Jukir,” kata Mukmin.

Sebagaimana yang diketahui bahwa secara umum ada dua pembagian lahan parkir yakni tepi jalan umum yang diatur dalam Perda Kota Makassar No 17 tahun 2006, dan depan toko (front toko) yang diatur dalam Perda No. 13 Tahun 2002.

“Jadi, PD Parkir memang hanya berwenang menarik setoran kepada Jukir di tepi jalan sementara front toko bukan merupakan haknya. Sehingga tidak salah apa yang diutarakan oleh rekan kami yang menyebut pungli apabila PD Parkir memungut setoran di front toko,” jelasnya.

Berikut tuntutan Serikat Juru Parkir Makassar:

1.Hentikan kekerasan terhadap Jukir
3. Stop Pungli
4. Penuhi hak-hak Jukir
5.Tolak Kenaikan Tarif Setoran Jukir
6.Berikan jaminan keamanan terhadap Jukir. (*)

Editor: admin

TIDAK ADA KOMENTAR