Korupsi Bimtek DPRD, Pengamat: Peraturan Kurang Ketat

Korupsi Bimtek DPRD, Pengamat: Peraturan Kurang Ketat

99
0
BERBAGI
FOTO: Arif Wicaksono

Makassar, SuaraInfo.com — Pengamat Pemerintahan Universitas Bosowa, Arif Wicaksono menilai kasus korupsi dan bimtek di instansi DPRD memang sangat rawat, Hal ini dikatakan Arif saat ditanya terkait penetapan 7 tersangka kasus koropsi dan Bimtek DPRD kabupaten Enrekang.

Menurutnya hal ini kerap terjadi lantaran kurang ketatnya peraturan yang bisa menjadi pemicu terjadinya korupsi. “Ditambah jika petinggi-petinggi yang juga punya kepentingan ikut bermain di dalamnya,” kata Arif, Kamis (6/4/2017).

“Saya kira memang kasus seperti itu sudah banyak terjadi, bimtek karena aturannya tidak terlalu ketat. Kenapa saya bilang tidak terlalu ketat karena biasanya prosesnya itu penunjukan langsung,” tambahnya.

Dia menyarankan, pemerintah sebagai pemegang kendali harus merubah regulasi atau mekanisme pelaksanaan Bimtek. Dikataknya mekanisme yang duganakan saat ini sangat sulit untuk membendung adanya tindakan korupsi.

Jika tidak ingin ada kasus serupa di DPRD Enrekang yang kebali terjadi, kata Arif, maka anggaran perjalan dinas Bimtek harus diproses dengan sistem tender. “Tapi memang tender juga tidak bisa menutup terjadinya korupsi apalagi penunjukan langsung,” jelas Arief.(**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

10 − five =