Kesepakatan Kerjasama HMPI Dan Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti RI

Kesepakatan Kerjasama HMPI Dan Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti RI

146
0
BERBAGI

Makassar, SuaraInfo.com — Kunjungan audiensi Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (DPP HMPI) di ruang kerja Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti RI yang sekaligus sebagai ketua panitia Hari Teknologi Nasional (Harteknas) 2017 Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si menghasilkan kesepakatan bahwa akan memasukkan agenda Kongres Nasional Maritim (Konasmi) dalam rangkaian Harteknas, Kamis (4/5/2017).
Peringatan puncak acara Harteknas akan digelar di Makassar pada 10 Agustus 2017 yang akan dihadiri beberapa menteri terkait dan rencananya akan dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo.

Adapun Konasmi yang digagas HMPI akan didesain dalam beberapa sub kegiatan yaitu pertama, Konsolidasi Pemerintah Kabupaten/ Kota berbasis Kemaritiman dan Kepulauan (Pesisir) seluruh Indonesia. Kedua, Seminar Nasional dengan menghadirkan narasumber dari kalangan Swasta, perguruan tinggi dan pemerintah Kabupaten/ Kota yang telah memanfaatkan potensi kelautan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Ketiga, Simposium Internasional akan menghadirkan narasumber dari negara-negara Anggota IORA. Serta pameran poster dan karya ilmiah dari peneliti dan penulis bertajuk isu kemaritiman.

Menurut Jumain Appe, kegiatan yang digagas HMPI sangat positif dan memiliki manfaat tinggi karena menjembatani pertemuan ilmiah antara Pemerintah Daerah sebagai eksekutor, Swasta sebagai pelaku bisnis dan perguruan tinggi sebagai pusat pengetahuan ilmiah.

“Tentu kami sangat mengapresasi dan sepakat mendukung sepenuhnya agar HMPI ikut mensukseskan acara Harteknas 2017 yang juga mengangkat tema Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan,” kata Jumain Appe.

Hal ini direspon baik Ketua Umum DPP HMPI Andi Fajar Asti bahwa Harteknas 2017 akan disemarakkan dengan rangkaian kegiatan ilmiah Konasmi yang didesain HMPI dimana juga mengangkat tema maritim yaitu Komitmen Pemerintah Indonesia sebagai poros IORA menuju kesejahteraan masyarakat pesisir dan kepulauan.

“Harapannya, setelah kegiatan ini maka akan dikonkritkan pada penguatan komitmen seluruh pemerintah daerah/ kota pesisir dan kepulauan untuk memasukkan isu maritim dalam penyusunan APBD dan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) dengan pelibatan pihak swasta sebagai investor pembangunan,” ucapa Andi Fajar.(**)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

two + 20 =