IPMAH Ujung Loe Bakal Kawal Kasus Kematian Zainal Abidin

IPMAH Ujung Loe Bakal Kawal Kasus Kematian Zainal Abidin

1805
0
BERBAGI

Bulukumba, SuaraInfo.com — Warga Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Zainal Abidin (19) meninggal dunia diduga karena dianiaya oleh oknum polisi Satlantas Polres Bulukumba.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Faizal, Kota Makassar, pada Minggu (5/11/2017) kemarin. Zainal diduga mendapat tindakan penganiayaan oleh oknum Polantas saat operasi zebra.

Zainal meninggal di Rumah Sakit Faizal, Makassar setelah menjalani perawatan.

Menurut ibu korban, Dahlia mengatakan bahwa korban meninggal dunia karena akibat adanya luka dikepala dan koma tak sadarkan diri akibat hantaman benda keras.

“Anak saya mengalami muntah sebanyak 5 kali setelah itu langsung koma dan di bawa ke puskesmas terdekat, selanjutnya ke Rumah Sakit Umum Daerah Bulukumba karena kondisinya semakin parah sehingga dirujuk ke RS Faisal,” ujar Dahlia.

Dahlia menuturkan, bahwa peristiwa yang merenggut nyawa anaknya tersebut berawal saat anaknya bersama temannya berboncengan hendak menuju ke Kota Bulukumba.

Namun, pada saat di pertengahan jalan tepatnya di daerah Tabuttu ada sweeping Operasi Zebra 2017. Pada saat ingin dirazia polisi, korban ingin melarikan diri sehingga dalam hal tersebut ia diduga mendapat kekerasan dengan pukulan dari oknum Polisi tersebut.

“Anak saya di bonceng, pada saat mau lari langsung dihantam dengan HT pada bagian belakang kepalanya,” jelasnya.

Akibat hantaman Handy Talky (HT) tersebut sehingga korban tidak enak badan dan langsung dilarikan ke rumahnya, selanjutnya tidak sadarkan diri lagi.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Ujung Loe, Andi Ihwank Kaddang mengecam tindakan kepolisian yang telah melakukan tindakan kekerasan kepada warga hingga meninggal dunia.

“Kami mengecam tindakan represif anggota polantas Polres bulukumba yang dinilai main hakim sendiri dan di luar standar operasional kepolisian dan akan terus mengawal kasus ini sampai ke meja hukum,” tegasnya.(**)

(Citizen Reporter/Rezky)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three × 3 =