Lokarya Nasional, Deng Ical Paparkan Tingginya Angka Kemiskinan dan Cara Penanggulannya

Lokarya Nasional, Deng Ical Paparkan Tingginya Angka Kemiskinan dan Cara Penanggulannya

114
0
BERBAGI

Makassar,suarainfo.com—Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal(Deng Ical) menghadiri kegiatan Lokakarya Nasional Greget Desa 2017, di Gedung Radiyosuyoso, Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY), Jalan Malioboro, Rabu (9/8/2017).

Acara ini berlangsung tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Agustus 2017, dan mengambil tema mengelola Sumber daya desa untuk mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo, Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man dan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya serta beberapa perwakilan Kabupaten dan Kota Se-Indonesia.

Usai dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur DIY, Pangeran Paku Alam, kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu langsung moderator dari staf program IDEA, Wasingatu Sakiyah.

Dalam diskusi tersebut, moderator memberikan kesempatan kepada tiga orang perwakilan untuk berbicara, dan salah satunya itu adalah Wakil Walikota Makassar.

Dihadapan ratusan peserta, Deng Ical sapaan akrab Wawali Makassar memaparkan tingginya rasio kesenjangan sosial di kota Makassar serta peningkatan angka kemiskinan di kota Makassar.

Menurut pria berlatar pendidikan doktor kebijakan publik ini, angka kemiskinan kota Makassar tahun 2016 itu mencapai 9 persen, dan itu sangat jauh berbeda dengan data tahun 2015 yang hanya berkisaran 4,38 persen yang menjadi data psikologis sekaligus data sebagai target TKPKD.

“Berbagai cara dilakukan termasuk dengan melakukan konsolidasi dengan DPRD dan sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan secara teknis di masing masing SKPD dengan membuat rencana aksi daerah (RAD),” ujar Deng Ical.

RAD menjadi dasar bagi SKPD untuk membuat program sesuai tupoksi masing masing.

“Target 2019 nanti angka kemiskinan bisa dibawah 4.38% seiring dgn universal coverage dlm pelayanan kesehatan secara nasional,” pungkasnya. (*/rsl)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

15 − ten =