Danny Geram, Perintahkan Pecat Pecat Oknum Kepala Sekolah Pelaku Asusila

Danny Geram, Perintahkan Pecat Pecat Oknum Kepala Sekolah Pelaku Asusila

138
0
BERBAGI

Makassar, Suarainfo.com— Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar memecat Said Sangkala dari jabatannya sebagai kepala Sekolah Dasar Inpres Melayu Bertingkat. Menyusul adanya laporan tindak asusila yang dilakukan oleh Said Sangkala terhadap dua anak didiknya IL (9) dan SD (10) yang diterima Polres Pelabuhan Makassar pada Sabtu, 3 Desember 2017 lalu.

“Saya tidak mentolerir (tindak asusila). Oknum tersebut harus mendapat sanksi pemberhentian tidak hormat dari jabatannya sebagai kepala sekolah bahkan dari ASN,” berang Danny di rumah jabatannya, Selasa (5/11/ 2017) malam

Perintah pemecatan itu langsung direspon oleh Kepala Dinas Pendidikan Makassar Ismunandar yang segera melayangkan surat permohonan pemberhentian tidak hormat dari jabatan kepala sekolah bagi Said Sangkala.

“Besok kita akan masukkan suratnya ke BKPSDM untuk diproses setelah mendapatkan disposisi dari bapak walikota Makassar,” sebut Kadis Ismunandar.

Selain sanksi pemecatan, Said Sangkala juga terancam diberhentikan secara tidak hormat dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) jika nantinya dalam proses peradilan dia terbukti bersalah.

“Jika terbukti bersalah dan vonis pengadilan di atas dua tahun, yang bersangkutan bisa dipecat dari ASN,” kata Sekertaris BKPSDM Basri Rakhman.

Sementara, anggota Komisi D DPRD Makassar, Hamzah Hamid mengungkapkan, kejadian miris dan sangat tidak bermoral dan telah mencoreng nama baik institusi pendidikan sebagai wadah menimbah ilmu.

“Ini jelas sangat tidak bermoral, apalagi terkait anak dibawah umur yang masih membutuhkan bimbingan,” kata Hamzah saat ditemui di Cafe Sija.

“Hal hina dan tercela seperti ini tidak bisa diampuni. Saya meminta agar sanksi segera dijatuhkan kepada pelaku. Lakukan segera pecatan, yang seperti ini harus segera dilenyapkan tidak bisa ditoleril lagi,” tandasnya. (*/far)

Editor: yuriesyurie

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

ten − 5 =