Bank Indonesia dan Pemprov Sulsel Diskusikan KPJU Unggulan UMKM

Bank Indonesia dan Pemprov Sulsel Diskusikan KPJU Unggulan UMKM

246
0
BERBAGI

Makassar, Suarainfo.com—Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan yang menggandeng mitra PT.SEM Institute bersama Pemprov Sulsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penelitian komoditas, produk dan jenis usaha (KPJU) Unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Selatan, di ruang rapat Biro Ekonomi Kantor Gubernur Sulsel, Jumat(29/9/2017)

Hadir dalam FGD ini asisten ekonomi pembangunan dan kesejahteraan Pemprov Sulsel, Muhammad Firda, kepala Grup Advisory dan pengembangan ekonomi BI, Dwityapoetra Soeyasa Besar, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi BI Sulsel, Aryo Setyoso dan irektur PT SEM Institute, Karabet Widjajakusuma. Hadir pula perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), ketua-ketua asosiasi UMKM dan Apindo Sulsel.

FGD ini dilaksanakan untuk mendalami kondisi 10 KPJU unggulan Sulsel dari sisi kondisi eksisting, kondisi terkait business life cycle (BLC) dan pemberian rekomendasi pengembangan KPJU unggulan UMKM. Adapun KPJU Unggulan UMKM Sulsel lintas sektor yang dibahas adalah padi,penjualan beras,budidaya rumput laut,budidaya Ikan bandeng,meubel, kopi olahan, penggilingan Padi, udang,toko kelontong dan rumah makan campur.

“Dari data UMKM 5 Tahun terakhir perkembangannya sudah lebih baik, tetapi meskipun ada modal yang banyak tetapi peningkatan SDM dan inovasi teknologi untuk memperbaiki UMKM di Sulsel harus ditingkatkan semaksimal mungkin serta UMKM harus eksis secara skala global,” kata,Asisten 2 Pemprov Sulsel, Muhammad Firda, Sabtu (30/9/2017)

Penelitian KPJU UMKM tahun 2017 dilaksanakan selama 6 bulan sejak bulan Aprli 2017 dengan mengambil 24 kabupaten/kota dan 306 Kecamatan di Sulsel.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengembangkan berbagai jenis komoditas, produk dan jenis usaha unggulan di Sulsel dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP), Focus Group Discussion (FGD dan indepth interview,” tandas, Direktur SEM Institute, M. Karebet Widjajakusuma. (*/rls)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

10 + thirteen =