April 2018, STAIN Parepare Resmi Jadi IAIN Parepare

April 2018, STAIN Parepare Resmi Jadi IAIN Parepare

15
0
BERBAGI

Suarainfo.com, PARAPARE— Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare berdiri sejak tahun 1997 akhirnya berubah status di awal bulan April 2018 menjadi IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Parepare.

Hal ini sesuai dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 29 tahun 2018 tanggal 5 April 2018 yang kemudian Perpres ini dimasukkan dalam lembaran negara pada tanggal 7 April 2018 dengan nomor 52 yang tercatat dalam lembaran negara tahun 2018.

“Perpres itu menginstruksikan bahwa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Parepare berubah bentuk menjadi Institut Agama Islam Negeri Parepare. Jadi dengan adanya Perpres dan telah diundangkan, dicatat dalam lembaran negara maka secara resmi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Parepare ini telah berubah menjadi Institut Agama Islam Negeri,” jelas Ketua STAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan saat menggelar konferensi pers, di ruang Senat, lantai II Gedung Rektorat IAIN Parepare, pada Kamis (13/4/2018).

Dijelaskan lagi, perubahan status ini, sebelumnya telah disiapkan oleh pihak lembaga dengan menyiapkan berbagai hal-hal yang dibutuhkan dalam perubahan bentuk STAIN Parepare menjadi IAIN Parepare.

“Kami sudah menyiapkan beberapa infrastruktur yang akan menunjang ketika berubah menjadi IAIN sehingga kita tidak kerepotan setelah Perpres itu turun, seperti persiapan kami untuk Ortaker (Organisasi dan Tata Kerja),” jelasnya.

“Kami sudah buat drafnya dan sudah diusulkan di Kementerian Agama dan ini akan dilanjutkan ke KemenPAN (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara) pembahasannya,” tambahnya.

Tak hanya itu lanjutnya, pihaknya juga telah menyiapkan Logo, Himne dan Mars IAIN Parepare.

“Kita berharap agar perubahan bentuk ini, IAIN Parepare semakin berkembang, maju dan semakin berkualitas sehingga dapat menjalankan amanah negara dalam rangka mencerdaskan anak bangsa Indonesia,” harapnya.

“Kedepan setelah kita berubah bentuk menjadi IAIN, tentu yang kami tunggu adalah amanah kepada siapa pimpinan yang ditunjuk menjadi pimpinan perguruan tinggi (Rektor) untuk terus mengembangkan lembaga ini,” tutupnya. (*/rls)

Editor: admin

TIDAK ADA KOMENTAR