Aktivis ProDEM Sebut Debat Kandidat ke Dua Ajang Adu Gagasan dan Pengalaman

Aktivis ProDEM Sebut Debat Kandidat ke Dua Ajang Adu Gagasan dan Pengalaman

199
0
BERBAGI

Makassar, SuaraInfo.com — Debat kandidat ke dua pasangan calon Gubernur akan digelar 3 hari lagi. Kali ini KPU mengangkat tema pelayanan publik.

Selain persiapan dari masing-masing kandidat. Jelang debat kandidat juga menjadi perbincangan publik, khususnta tema debat kandidat, pelayanan publik dan potensi serta kemampuan dari pasangan calon.

Wakil Jaringan Aktivis ProDEM Sulsel, Abd. Gaffar misalnya. Dia menilai semua kandidat tentu memiliki pengalaman tanding dan track record di bidang pelayanan publik. Meski demikian, menurutnya semua tentu dengan peluang berbeda-beda.

Dia mejelaskan, dari 4 kandidat, pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) adalah pasangan yang tentu memilliki pengalaman pelayanan publik yang matang. Pasalnya keduanya adalah mantan Bupati dua periode dan mantan legislator.

Bahkan pelayanan dan keberpihakan kepada rakyat sudah terbukti. Abdul Gaffar menuturkan, hal ini bisa dilihat karena kedunya mendapatkan mandat rakyat selama dua periode.

“Yang jelas karena 2 Periode menjadi Bupati itu bukti bahwa masyarakat pro terhadap kebijakan dan program yang dicetuskan dan sudah jelas yang dirasakan masyarakat, karena masyarakat hari ini butuh figur yang berpengalaman,” kata Chonel, sapaan akrabnya, Senin (16/4/2018).

Olehnya, pengalaman itu, lanjutnya akan berpengaruh pada panggung debat kandidat nanti. Alasannya jika keduanya bicara pengalaman akan berujung fakta, dan yang tidak memiliki pegalaman pasti akan bicara teori yang belum tentu sudah didudukkan uji kebenaran.

Meski demikian, dia enggan untuk mendiskreditkan kandidat lain. Dia menjelaskan, keempat calon yang hadir sekarang ini adalah putra terbaik dan telah berproses bersama dengan kearifan-kearifan sulawesi selatan.

Secara genetis kepemimpinan dan politis, lanjutnya keempat calon sama-sama mewarisi trust politik dari masyarakat banyak.

“Realitas dan pengalaman politiknya pun telah teruji, proses nalar dan kebermaknaannya membuat keempat calon ini harus mendapatkan apresiasi tak terhingga atas capaian dan kemampuannya,” kata dia.

Diapun merunut satu per satu kandidat Gubernur. Bagaimana memenangkan dan menenangkan partai besar sekaliber Golkar sungguh membuat dirinya takjub atas kemampuan politis yang dimiliki oleh pasangan Nurdin Halid- Azis Qahar Mudzakkar (NH-Aziz). Akan tetapi kontestasi Pilkada, apalagi debat kandidat bukan hanya memperhitungkan kemampuan politis.

Sementara itu, Agus Arifin Nu’mang (AAN), lanjutnya dua periode mendampingi Syahrul Yasin Limpo (SYL). Baginya, sungguh track record yang luar biasa dimiliki Agus.

“Hadir menjadi penyeimbang dan penyemangat lembangunan di Sulsel, kemampuan itu bergerak lurus dengan kualitas yang dimiliki oleh pak Tanribali Lamo. Pamong matang dan berdediksi,” tuturnya.

Teruntuk pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) juga adalah eks Bupati Bantaeng dua periode. Hanya saja, Wakil yang dia gandeng, Andi Sudirman Sulaiman sama sekali tidak memiliki pengalaman pada sistem pemerintahan.

Kembali ke IYL-Cakka, lanjutnya, pemimpin yang melatakkan trah kekuasaannya pada kepentingan masyarakat banyak ini terbukti terpilih dua periode untuk memimpin. Begitu pun dengan pelayanan program yang realistis.

“Programnya yang realistis membuat sang Punggawa ini tak lupa diri dan semakin berakselerasi dan berinovasi dengan orang-orang disekitarnya. Bersama denga Andi Mudzakkar (cakka) mencetuskan program pro rakyat yaitu pendidikan dan kesehatan gratis serta proram lainya yang juga berkualitas pastinya,” tandasnya.(**)

TIDAK ADA KOMENTAR